Manfaat Olahraga Saat Puasa


Pada bulan Ramadhan, umat muslim di seluruh dunia diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh. Itu artinya, mereka tidak diperbolehkan makan dan minum dari matahari terbit hingga matahari terbenam.

Karena tidak adanya asupan selama rentang waktu tersebut, banyak orang memilih mengurangi aktivittas termasuk berolahraga. Salah satu alasannya yaitu takut merasa lemas dan letih yang membuat mereka akhirnya membatalkan puasa.

Namun faktanya olahraga saat puasa tetap perlu dilakukan karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Lantas, apa saja manfaat tersebut? Berikut ulasannya di bawah ini. 

Manfaat Olahraga Saat Puasa (Pexels) 

Berikut ini enam manfaat olahraga yang akan diperoleh bila dilakukan saat sedang berpuasa

1. Menghilangkan Stress

Berolahraga termasuk saat sedang berpuasa bermanfaat untuk menghilangkan stress. Hal ini dikarenakan gerakan yang tidak monoton dan interaksi yang dilakukan saat berolahraga dapat menghilangkan rasa stress.

Oleh karena itu, sempatkan waktu untuk berolahraga meskipun Anda memiliki aktivitas yang padat. Jangan lupa juga untuk memilih jenis olahraga yang cocok untuk Anda lakukan.

Bila Anda bingung, ada beragam latihan menyenangkan yang bisa Anda coba untuk menghilangkan stress. Mulai dari zumba hingga piloxing yang merupakan gabungan dari pilates dan tinju

2. Melancarkan Pencernaan

Manfaat olahraga saat puasa berikutnya yaitu dapat membantu melancarkan pencernaan. Saat berpuasa, sistem pencernaan Anda akan ikut beristirahat.

Namun dengan berolahraga, sirkulasi darah akan tetap lancar meskipun sistem pencernaan tidak ada asupan makanan dan minuman.

Selain itu, fungsi kelenjar getah bening juga akan meningkat seiring dengan gerakan olahraga yang dilakukan. Dengan demikian, proses detoksifikasi atau pembuangan racun akan menjadi lebih baik selama berpuasa di bulan Ramadhan.

Jika Anda sama sekali tidak berolahraga atau melakukan gerakan ringan saat puasa, maka sistem metabolisme Anda akan terganggu. Jika hal ini terjadi, maka bisa mengakibatkan lemak yang semakin menumpuk. 

3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Banyak orang menghindari kegiatan olahraga karena takut merasa lemas dan lelah sehingga membuat mereka membatalkan puasa. 

Faktanya, berolahraga saat puasa justru dapat membantu menjaga stamina tubuh agar tetap prima. Selain itu, olahraga juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit saat puasa.

Adapun jenis olahraganya, Anda bisa memilih bersepeda, jalan santai, jogging, dan sebagainya

4. Menjaga Berat Badan 

Berolahraga saat puasa juga dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan olahraga saat puasa dapat membantu membakar kalori berlebih yang didapat dari konsumsi makanan dan minuman.

Namun manfaat ini bisa diperoleh selama olahraga dilakukan dengan cara serta durasi yang tepat. Untuk wanita, kombinasi olahraga ringan dengan puasa juga dipercaya dapat memperlancar proses diet sehingga berat badan dapat turun dengan lebih cepat

5. Meningkatkan Konsentrasi

Saat sedang berpuasa di siang hari, biasanya Anda akan lebih mudah merasa mengantuk dan lelah. Hal ini tentunya akan mengganggu konsentrasi belajar atau bekerja Anda.

Untuk mencegah hal tersebut, Anda sebaiknya melakukan olahraga ringan. Menurut penelitian di Universitas California, olahraga ringan saat puasa dapat meningkatkan fungsi kognitif dan konsentrasi.

Selain itu, berolahraga saat puasa juga dapat membuat tubuh Anda tetap sehat dan bugar. Manfaat lainnya yaitu dengan menggerakkan tubuh, Anda bisa menghasilkan keringat sehingga dapat meningkatkan rasa semangat dan senang Anda.

6. Memperbaiki Komposisi Tubuh

Manfaat olahraga saat puasa terakhir yaitu dapat membantu memperbaiki komposisi tubuh. Manfaat ini bisa diperoleh bila Anda melakukan olahraga seperti aerobik sebelum berbuka puasa.

Selain memperoleh manfaat tersebut, kombinasi aerobik dan puasa juga dipercaya dapat meningkatkan lipolisis (pemecahan lemak) dalam jaringan otot dan lemak. 

Dengan demikian, olahraga ini mampu mengurangi jumlah lemak tubuh secara efektif. 

Tips Olahraga Saat Puasa

Manfaat olahraga di atas bisa Anda peroleh bila dilakukan dengan cara yang tepat. Berikut tiga tips olahraga yang bisa Anda terapkan.

Manfaat Olahraga Saat Puasa (Unsplash) 

1. Pilih Jenis Olahraga yang Ringan

Tips pertama yaitu pilihlah jenis olahraga dengan intensitas ringan saat sedang berpuasa. Hindari lakukan olahraga yang tergolong berat, seperti sepak bola, renang, atau badminton.

Hal ini dikarenakan jenis olahraga tersebut dapat membuat Anda lebih cepat lelah sehingga berpotensi cedera. Oleh karena itu, Anda perlu memahami dengan benar seberapa besar toleransi tubuh Anda sebelum memilih jenis olahraga yang tepat. 

Bila ingin tetap berolahraga saat puasa, pilihlah olahraga seperti berjalan kaki, bersepeda, yoga, pilates, hula hoop, hingga lompat tali. Olahraga ini dapat dilakukan selama sekitar 30 menit dengan frekuensi 3-5 kali seminggu. 

Dengan melakukan jenis olahraga ini, tubuh Anda akan tetap fit tanpa harus memproduksi keringat.  Hal ini juga dapat membuat Anda terhindar dari resiko dehidrasi.

2. Menentukan Waktu Olahraga yang Tepat

Selain jenis olahraga, Anda juga perlu menentukan waktu olahraga yang tepat. Hal ini penting dilakukan demi menghindari adanya risiko gangguan kesehatan yang kemungkinan Anda alami, seperti dehidrasi hingga turunnya kadar gula darah.

Selain itu, pastikan Anda berolahraga dengan durasi tidak lebih dari 30 menit. Adapun wkatu olahraga yang tepat yaitu sore menjelang berbuka puasa, malam hari antara 2-4 jam setelah berbuka, dan pagi hari setelah sahur. 

Dengan berolahraga di sore hari menjelang berbuka, maka akan membantu Anda untuk langsung menerima asupan dan makanan ketika energi sudah habis terkuras. Dengan demikian, Anda tidak perlu menahan rasa lapar dan haus dalam waktu yang lama.

Sementara itu, berolahraga di malam hari dapat membuat Anda bisa lebih bebas bergerak dikarenakan energi yang sudah terisi penuh saat berbuka. Namun jangan langsung berolahraga tepat setelah berbuka agar tidak terjadi masalah pencernaan dikarenakan proses penyerapan makanan yang belum tuntas.

Buatlah jeda terlebih dahulu minimal 2 jam setelah berbuka. Jika Anda lebih suka melakukan olahraga saat sahur, hal ini juga dapat membantu menjaga kebugaran tubuh Anda.

3. Memperbanyak Minum Air Putih

Ketika sedang berpuasa, seseorang cenderung lebih rentan terkena dehidrasi. Agar terhindar dari hal tersebut, Anda sebaiknya mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih minimal 8 gelas sehari.

Anda bisa menerapkan pola minum 2-4-2 yang telah disarankan oleh para ahli. Yang dimaksud dengan pola ini yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di sela-sela makan besar sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur. 

Kekurangan cairan tubuh dapat membuat Anda merasa lebih lelah dan letih saat berolahraga. Alhasil, Anda akan merasa lebih mudah haus meskipun hanya melakukan olahraga ringan. 

Oleh karena itu, bawalah selalu gelas berisi air untuk diminum air secara teratur antara sahur dan berbuka.

Scroll to Top